Terbuat dari apa senyummu
Hingga kau mampu melampaui sedihku dan menggantinya dengan bahagiaku
Apakah kau terlahir dari Matahari?
Atau diutus bulan?
Sekutu bintangkah?
Namun aku tersadar, kau melebihi itu semua
Kau terlahir dari seorang ibu yang tulus, yang menyulam senyum indahmu. Hingga kau berubah menjadi malaikat kecil yang ditunggu semua orang
Kau pun di didik oleh Ayahmu dengan pengertian, ketegasan dan kesabaran. Hingga kau berubah menjadi makhluk perempuan terbaik bagi hatiku dan hidupku
Aku sangat bersyukur untuk mencintaimu dan menanamkan perasaanku di kebun hatimu
Yang aku Tahu, aku hanya ingin bersamamu, sampai tidak ada waktu yang menjedai kita.
Cintaku tak pernah memeluk umur, Ia menjaga kehidupanmu dan segala yang kau punya, karena kau sendiri yang telah menghidupi cintaku.
Aku mencintaimu tanpa tapi dan tetapi, mencintaimu secara ikhlas.
Kelak kau sendiri yang akan merasakannya.
Terima kasih senyumku, kalau tidak ada itu, entah, dari apa lagi aku harus bahagia.
"Sajak ini saya persembahkan, untuk perempuanku yg kupilih menjadi bagian dari kehidupanku juga kematianku. Sajak ini terinspirasi dari satu senyumnya, senyum ketika ia bisa tertawa lepas, tersenyum bebas, saat ia bahagia. Karena senyumannya adalah senyumanku"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar