Jumat, 03 Februari 2012

senyum mu menjamu hidupku



Terbuat dari apa senyummu
Hingga kau mampu melampaui sedihku dan menggantinya dengan bahagiaku

Apakah kau terlahir dari Matahari?
Atau diutus bulan?
Sekutu bintangkah?

Namun aku tersadar, kau melebihi itu semua
Kau terlahir dari seorang ibu yang tulus, yang menyulam senyum indahmu. Hingga kau berubah menjadi malaikat kecil yang ditunggu semua orang
Kau pun di didik oleh Ayahmu dengan pengertian, ketegasan dan kesabaran. Hingga kau berubah menjadi makhluk perempuan terbaik bagi hatiku dan hidupku

Aku sangat bersyukur untuk mencintaimu dan menanamkan perasaanku di kebun hatimu

Yang aku Tahu, aku hanya ingin bersamamu, sampai tidak ada waktu yang menjedai kita.

Cintaku tak pernah memeluk umur, Ia menjaga kehidupanmu dan segala yang kau punya, karena kau sendiri yang telah menghidupi cintaku.

Aku mencintaimu tanpa tapi dan tetapi, mencintaimu secara ikhlas.
Kelak kau sendiri yang akan merasakannya.

Terima kasih senyumku, kalau tidak ada itu, entah, dari apa lagi aku harus bahagia.

"Sajak ini saya persembahkan, untuk perempuanku yg kupilih menjadi bagian dari kehidupanku juga kematianku. Sajak ini terinspirasi dari satu senyumnya, senyum ketika ia bisa tertawa lepas, tersenyum bebas, saat ia bahagia. Karena senyumannya adalah senyumanku"

Maaf sedikit Meracau

Tengah malam ini aku sendiri,tanpa tahu kabarmu
Meskipun aku yakin, kamu akan baik-baik saja, namun kamu tahu, selalu ada pertanyaan-pertanyaan yang sangat memenuhi pikiranku dan membuatku sulit tidur, semoga kamu mengizinkan aku untuk bertanya tentang beberapa hal yg aku ingin sampaikan.

"Sudahkah kamu minum obatmu pagi tadi atau pagi pagi kemarin?"
"Makanmu teratur kan?" "jangan begadang terus, porsi istirahat dengan kesibukanmu harus berimbang"
"bagaimana cuaca disana? Aku takut kamu kedinginan dan masuk angin, sebab disana tidak ada yg bisa membalurimu"
"Tidurmu nyaman kan?"
"Hey, Did you miss me? i don't know, im so missing you :( can you feel it? i can't sleep for almost three days, because i hate to see you in my dream. i want to see you and hugging you in our real life"
"i just want to say, your'e so beautiful and look great with your eyeglasses and maria bellen's hair"

i'm really miss you, how i miss you so, i'm never feel before. DAMNNNNN!!

I love you, Mey, i want to meet you, Dear.
Take care there, I know you will be the Greatest in my life, and i'm so.

M

rindu, sesal, khawatir, juga gundah kali ini bertamu bersamaan. Tidak sopan, memang. Namun aku menganggap mereka sebagai teman dikala kesepian. iya, kesepian.

Beberapa hari yang lalu, aku dan perempuanku terjerembab kedalam sebuah kondisi, dimana aku ingin dipahami dan dia pun begitu, hingga kami tidak saling memberi, yang menyebabkan kami bertengkar dengan keadaan dan waktu yg benar-benar kurang mendukung. Tidak mendukung karena perempuanku sedang mengalami banyak beban mengenai pekerjaan nya dan kuliahnya, dan goblognya aku tidak sampai memikirkan itu.

Mungkin masalahnya sangat sederhana. Yaitu, ketika dia mention teman pria nya dan aku pun sangat cemburu melihatnya. Jujur saja, aku cemburu, aku tidak mau munafik. Namun aku juga sadar, bahwa kecemburuanku dan kemarahanku waktu itu kurang tepat dalam hal penyampaian nya atau bisa dibilang tidak tahu waktu, karena ia sedang sibuk-sibuknya menyiapkan untuk event dari perusahaannya. Hingga kami pun terlibat dalam sebuah percakapan melalui telepon dan dia pun berbicara jika aku jangan dulu menghubunginya untuk sementara waktu. Dan seketika itu pula, Jantungku tiba-tiba berdegup kencang, meskipun pada akhirnya dapat aku tutupi dengan ketenanganku. Namun mendengarnya bicara seperti itu, aku jadi seperti manusia yang paling salah, aku jadi manusia yang paling tidak bisa memahami. Rasanya usahaku dari kemarin untuk memahami situasi sama sekali tidak berguna, gara-gara kesalahan semacam ini. Tidak bohong, aku pun sangat menyesalinya, dan aku pun mencoba bertanggung jawab dengan menyetujui perintahnya untuk tidak menghubunginya sementara.
****************************************
3 hari sudah, komunikasi kami sedikit pudar, biasanya aku selalu cinta ketika harus mengucapkan kalimat selamat pagi kepadanya, kali ini aku ragu untuk itu, aku merasa kalo dia tidak dalam posisi yg sama sepertiku.

Hari ini dia pun harus bekerja sibuk, untuk mempersiapkan event nya besok hari.
Dan aku pun tiba-tiba dihubungi oleh salah seorang teman, untuk meeting dengan para pengurus acara musik yg akan kami jalani.
Aku pun pergi meeting dengan pikiran yang sama sekali tidak enak, hati yang sangat kacau, dan gairah pun tidak ada. Entah kenapa, aku hanya menyesali perbuatanku kemarin itu. Dan aku pun bingung, kenapa perempuanku mengambil keputusan secepat itu, tapi tidak apa-apa, aku berhak mendapatkan ini, agar aku dapat terus belajar bagaimana menyikapi suatu masalah, dan memahami posisi perempuanku.

Saat ini aku hanya menunggu, dan sebentar-sebenttar menghubungi dirinya.
Namun 3 hari ini, aku sering tidak bisa tidur, entah kenapa.
selalu membayangkan dirinya saja, aku rindu.